Bakrie Amanah Bersama Yatim Mandiri Resmikan Hunian Sementara Bagi Penyintas Bencana Erupsi di Lumajang

bakrie amanah
WartaBerita.Net — Groundbreaking hunian sementara tahap kedua dari Bakrie Amanah, Bakrie untuk negeri. (Foto: ist)

WartaBerita.Net | JAKARTA — Bakrie Amanah menanggapi dengan cepat terkait isu sosial untuk kesejahteraan masyarakat di daerah penyintas bencana.

Terkait hal ini, Bakrie Amanah telah berkomitmen untuk bisa terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah penyintas bencana.

Salah satunya melalui program bantuan Rumah Bakrie untuk Negeri baik hunian tetap maupun hunian sementara.

Diharapkan, program ini mampu meningkatkan motivasi dan juga energi serta kesejahteraan sosial masyarakat pasca bencana terutama masyarakat yang terdampak dengan rusaknya bangunan tempat yang mereka tinggali.

Bakrie Amanah Bersama Yatim Mandiri

Bakrie Amanah kali ini bersama dengan Yatim Mandiri bersama-sama membangun hunian sementara untuk masyarakat penyintas erupsi gunung semeru yang berada di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Dengan jumlah total 31 Hunian Sementara yang dibangun di sekitar kawasan relokasi penyintas erupsi. Sebanyak 10 rumah telah selesai dibangun dan siap untuk dihuni.

Groundbreaking

Sebelum dihuni oleh penerima manfaat juga dilakukan acara seremonial peresmian Huntara dan juga groundbreaking pembangunan lanjutan Hunian Sementara tahap kedua.

Acara peresmian dilakukan secara simbolis diserahkan oleh Kepala Divisi Program Bakrie Amanah Mochamad Noerhakim, General Manager Yatim Mandiri Sugeng Riyadi & Kepala Cabang Yatim Mandiri cabang Lumajang Hariadi kepada penerima manfaat.

Kepala Divisi Program Bakrie Amanah, Mochamad Noerhakim mengatakan peresmian hunian sementara ini menjadi salah satu titik awal kebangkitan masyarakat di daerah penyintas pasca bencana erupsi gunung semeru yang terjadi pada akhir tahun 2021 yang lalu.

Diketahui, pada saat kejadian banyak masyarakat yang kehilangan tempat tinggalnya karena rusak akibat terkena erupsi maupun.

“Pada pekan pertama tanggap darurat erupsi semeru akhir tahun lalu, kami mengirim tim respon cepat siaga bencana. Pada saat itu kami banyak melakukan-melakukan aktivitas kemanusiaan seperti operasi SAR gabungan, memberikan layanan kesehatan, mengadakan layanan psychological untuk anak-anak, mendistribusikan obat-obatan, mendistribusikan masker, mendistribusikan rendang kaleng dan melakukan sosial mapping area,”ujar Hakim.

“Tentu yang telah kami lakukan itu merupakan hari dimana tanggap darurat itu berlansung. Sejalan dengan tujuan Bakrie Amanah untuk bisa menemui solusi atas kesejahteraan masyarakat kami pun juga turut berkontribusi dalam program recovery ini, Alhamdulillah bekerjasama dengan Yatim Mandiri kami bisa membangun unit – unit hunian sementara untuk para penyintas,” tambah Hakim.

Kolaborasi Bakrie Amanah Demi Menbangkitkan Semangat Masyarakat

Disamping itu General Manager Yatim Mandiri, Sugeng Riyadi mengatakan kolaborasi dengan Bakrie Amanah di harap dapat membantu membangkitkan semangat masyarakat sehingga bisa hidup normal seperti sedia kala.

Dia juga berharap kolborasi Bakrie Amanah bersama Yatim Mandiri ini dapat mendorong bertumbuhnya ekonomi masyarakat.

“Juga menjadi harapan kita semua, program huntara yang kita sinergikan dengan laz bakrie ini atas dasar ta’awun (tolong menolong) wa ta’aa wanuu ‘alalbirri wattaqwaa, wa ta’aa wanuu ‘alal itsmi wal’udwaan, wattaqullaah sehingga bisa berkesinambungan. Harapan ke depan kolaborasi dapat di rajut di tahun tahun yang akan datang,” ujar Sugeng Riyadi.

Dalam rangkaian acara peresmian ini juga dihadiri oleh Adik Nurfida bocah selamat dari erupsi kala pulang mengaji dan orang tuanya yang juga nanti akan menempati hunian ini. Pun demikian dengan orang tua Nurfida yang sangat senang dengan bantuan hunian untuk para penyintas erupsi.

Peresmian yang dilakukan juga dihadiri oleh perangkat pemerintah yang diwakili oleh Adi perwakilan DPKP Kabupaten Lumajang, Agus selaku Camat Kecamatan Candipuro dan kepala desa Yayuk Sri Rahayu.

Program Hunian Sementara yang dilaksanakan Bakrie Amanah dan Yatim Mandiri dibangun diatas tanah relokasi yang telah diatur oleh kementrian PUPR sehingga peta lokasi titik sebaran rumah – rumah hunian untuk penyintas lebih tertata rapih dan terstruktur.Dimulai dari drainase dan juga instalasi listrik yang memadai. [WB]