Rencana penggabungan 3 taman di Jaksel memberikan semangat baru terkait Clean Green Living, kehidupan hijau nan bersih di Jakarta Selatan. | WartaBerita.Net -- Ilustrasi: Taman Ayodia, Barito, Jakarta Selatan. (Foto: ist)
Rencana penggabungan 3 taman di Jaksel memberikan semangat baru terkait Clean Green Living, kehidupan hijau nan bersih di Jakarta Selatan.
WartaBerita.Net | JAKARTA – Rencana penggabungan 3 taman di Jaksel, yaitu Taman Leuser, Taman Ayodya, dan Taman Langsat, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan ruang terbuka hijau yang lebih luas dan terintegrasi.
Pramono Ungkap Rencana Penggabungan 3 Taman di Jaksel
Gubernur Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan rencana penggabungan 3 taman di Jaksel itu. Menurut politikus senior PDIP itu, Pemprov DKI Jakarta akan memulai penggabungan tiga taman di wilayah Jakarta Selatan dalam waktu dekat.
Dia menyebutkan,kKetiga taman yang akan direvitalisasi tersebut adalah Taman Leuser, Taman Ayodya, dan Taman Langsat. Ketiga taman itu memang letaknya sangat berdekatan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan di Ancol Jakarta Utara, Kamis (10/07/2025), bahwa penggabungan tiga taman itu akan dimulai dalam bulan ini, “Salah satu yang akan dilakukan dalam bulan ini adalah tiga taman yang kita gabungkan yaitu Taman Leuser, Ayodya, dan Langsat.”
Harapan Penggabungan Taman
Ia berharap penggabungan tiga taman itu sekaligus memperbaiki ekosistem aliran air di wilayah tersebut. Dia juga memberikan gambaran bahwa nantinya akan ada jogging track atau jalur joging terpanjang.
harapannya, rencana penggabungan 3 taman di Jaksel ini akan menciptakan fasilitas yang lebih lengkap, termasuk jalur jogging yang lebih panjang, serta area untuk UMKM dan perbaikan fasilitas umum seperti toilet dan parkir.
Poin Penting Desain Penggabungan
Wartaberita.Net pada Jumat (11/07/2025) merangkum beberapa poin penting dalam desain rencana penggabungan tiga taman tersebut:
Integrasi dan Peningkatan Luas; Penggabungan taman akan menciptakan ruang terbuka hijau yang lebih luas dan terintegrasi, memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung.
Fasilitas Olahraga; Akan ada jalur jogging atau jalur hijau terpanjang, memungkinkan kegiatan olahraga yang lebih menyenangkan.
Fasilitas Pendukung; Selain jalur jogging, akan ada fasilitas keamanan, perbaikan toilet, dan area parkir yang lebih baik. “…penggabungan taman itu sekaligus membuat salah satu jogging track yang paling panjang karena luasnya 6,5 hektare,” ujar Pramono.
Pemberdayaan UMKM; Penggabungan taman juga akan memberikan dampak positif bagi UMKM di sekitar taman. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan memberikan alternatif bagi mereka yang terdampak agar tetap bisa berkegiatan.
“Di sana ada UMKM yang jualan dan sebagainya, karena 3 taman ini akan dirapikan pasti ada yang terdampak. Tapi seperti yang saya sampaikan, pemerintah Jakarta akan memberikan alternatif supaya mereka tetap bisa bekerja dengan apa yang selama ini mereka lakukan,” jelas Anung.
Perbaikan Ekosistem Air; Penggabungan ini juga diharapkan dapat memperbaiki ekosistem aliran air di wilayah tersebut.
Peningkatan Kualitas Hidup; Tujuan utama dari penggabungan ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan ruang terbuka hijau yang ramah dan aman.
Selesai akhir tahun 2025; Rencananya, penggabungan tiga taman ini diharapkan selesai dan dapat diresmikan pada akhir tahun 2025.
Ancar-ancar waktu peresmian taman gabungan itu pun telah diungkap oleh sang Gubernur Jakarta. “Mudah-mudahan dalam akhir tahun Desember di tahun 2025 ini saya bisa meresmikan penggabungan taman itu,” tukas Pramono Anung. [WB]
| Temukan berbagai artikel paling menarik, teraktual dan terpopuler lainnya dari WartaBerita.Net di GoogleNews |
